• This site uses cookies. By continuing to use this site, you are agreeing to our use of cookies. Learn more.

Mengapa Pria Suka Selingkuh?

Mimin

New Member
#1
Beberapa waktu yang lalu, sosial media digegerkan oleh video tentang pelakor atau penyuka lelaki orang. Pada video tersebut seakan-akan menunjukkan bahwa ada seorang wanita yang dianggap telah selingkuh dengan suami orang. Namun, entah hal itu benar atau tidak tidak ada yang tahu. Masing-masing pihak antara yang menuduh dengan yang dituduh sama-sama merasa di pihak yang benar. Si penuduh merasa bahwa suaminya diselingkuh oleh wanita yang dituduh sedangkan wanita yang dituduh merasa perselingkuhan itu tidak pernah terjadi.

Pada sisi yang lain muncul anggapan bahwa pria itu suka selingkuh. Benarkah? Hal ini sebetulnya tidak sepenuhnya benar. Kebutuhan biolgis merupakan fitrah manusia. Perselingkuhan bisa terjadi pada siapa saja yang merasa kebutuhan biologisnya belum tercukupi oleh pasangannya dan ia tidak mampu mengendalikan diri atau menahan hasratnya. Ia kemudian mencari pelampiasan di luar rumah dengan pasangan yang bukan menjadi haknya.

Sebagai seorang istri maupun suami sudah sepatutnya melakukan koreksi diri apakah sudah mampu memberikan hak biologis pasangan atau sudah dapat memuaskan pasangan apa belum. Jika hal ini tidak dilakukan maka potensi perselingkuhan akan terjadi. Hal ini tidak hanya berlaku bagi kaum pria melainkan juga untuk kaum wanita yang bisa saja didekati oleh penyuka bini orang lain (binor).
 

Kepala Suku

Web & Mobile Developer
Staff member
#2
Beberapa waktu yang lalu, sosial media digegerkan oleh video tentang pelakor atau penyuka lelaki orang. Pada video tersebut seakan-akan menunjukkan bahwa ada seorang wanita yang dianggap telah selingkuh dengan suami orang. Namun, entah hal itu benar atau tidak tidak ada yang tahu. Masing-masing pihak antara yang menuduh dengan yang dituduh sama-sama merasa di pihak yang benar. Si penuduh merasa bahwa suaminya diselingkuh oleh wanita yang dituduh sedangkan wanita yang dituduh merasa perselingkuhan itu tidak pernah terjadi.

Pada sisi yang lain muncul anggapan bahwa pria itu suka selingkuh. Benarkah? Hal ini sebetulnya tidak sepenuhnya benar. Kebutuhan biolgis merupakan fitrah manusia. Perselingkuhan bisa terjadi pada siapa saja yang merasa kebutuhan biologisnya belum tercukupi oleh pasangannya dan ia tidak mampu mengendalikan diri atau menahan hasratnya. Ia kemudian mencari pelampiasan di luar rumah dengan pasangan yang bukan menjadi haknya.

Sebagai seorang istri maupun suami sudah sepatutnya melakukan koreksi diri apakah sudah mampu memberikan hak biologis pasangan atau sudah dapat memuaskan pasangan apa belum. Jika hal ini tidak dilakukan maka potensi perselingkuhan akan terjadi. Hal ini tidak hanya berlaku bagi kaum pria melainkan juga untuk kaum wanita yang bisa saja didekati oleh penyuka bini orang lain (binor).
Pengalaman ya, mbak? wkwkwkwk :ROFLMAO::ROFLMAO::ROFLMAO: